9 chapter
Wahyu Pengikat Hati
Semua orang mengira Damar beruntung karena selamat dari pembantaian Kalisuren. Damar tahu kenyataannya lebih kejam: ia hanyalah lelaki yang gagal mati bersama keluarganya. Dua tahun ia hidup sebagai pesuruh, menerima penghinaan seolah penderitaan dapat menebus keselamatannya. Namun sebuah tugas mengantarkan obat ke markas gerilya mempertemukannya dengan Ki Suryanata—pendekar tua yang mengenali sesuatu dalam diri Damar yang bahkan tidak dipahaminya sendiri. Dari sang kakek, Damar menerima dua pusaka: Kitab Rasa Jati dan liontin Puspa Manah. Keduanya menyimpan jalan menuju Wahyu Pengikat Hati, ilmu yang membuatnya mampu menangkap rasa tersembunyi, mengenali ikatan antarmanusia, dan memperkuat perasaan yang telah tumbuh di dalam hati seseorang. Namun wahyu itu tidak dapat menciptakan cinta dari kehampaan. Ketertarikan bukan persetujuan. Rasa bukan kebenaran. Dan hati manusia bukan benda yang boleh dimiliki hanya karena Damar mampu menyentuhnya. Ketika darah seorang kawan menuliskan nama Damar pada halaman kitab, ia terseret kembali ke tengah perang kemerdekaan—ke dalam jaringan pengkhianatan, perburuan pasukan kolonial, dan rahasia lama di balik kehancuran keluarganya. Dalam perjalan…
Novel
Novel
Novel
Novel
Novel
Novel
Novel
Novel
Novel
Novel