AniverseAniverseNovel gratis di Aniverse Buka
BURUH PETANI 16 chapter

BURUH PETANI

Novel · 16 chapter · Ongoing
LiteraturBahasa IndonesiaZero to Hero

Senja mulai turun di Desa Kalimati. Cahaya matahari yang sejak siang menyengat kepala para petani perlahan berubah menjadi warna keemasan dari barat. Dari lereng gunung, air mengalir deras menuju persawahan warga melalui saluran irigasi yang membelah dua desa kalimati dengan desa kali Rahayu. Suara gemericik air berpadu dengan suara burung yang mulai kembali ke sarangnya. Angin sore berembus pelan, membawa aroma tanah basah, rumput, dan entah kenapa sedikit bau ikan asin dari rumah warga di kejauhan. Itu membuat isi perut yang kosong berbunyi. Namun, di tengah suasana damai itu, terdengar suara seorang pemuda yang sama sekali tidak damai. "Haduh... haduh... haduh!" Seorang pemuda berkulit sawo matang, bertubuh cukup tegap, dan wajah lumayan tampan sedang berdiri di dalam saluran irigasi dengan celana digulung sampai lutut. Namanya Revan.

Baca Sekarang
QRPindai dengan HP Android untuk membuka di aplikasi Aniverse.

Daftar Chapter

Novel populer lainnya

Lihat semua
Lebih lancar di aplikasi AniverseGratis untuk Android — download offline, notifikasi episode baru, tanpa buffering.
Download